Voltaire

 

VOLTAIRE

Voltaire, lengkapnya adalah François Marie Arouet (1694-1778). Ia adalah ahli filsafat dan penulis Perancis pada zaman Renaissance.Voltaire dilahirkan di Paris pada bulan November. Voltaire memilih menjadi seorang penulis sebagai karir. Sejumlah tulisannya sangat bersifat kritis, terutama mengenai kecamannya terhadap kekejaman yang dilakukan oleh Philippe II.

Voltaire kemudian ditangkap dan dimasukan ke penjara Bastille akibat dari kritikannya tersebut. Selama penahanannya, Voltaire menyelesaikan tulisannya pertama yang didasarkan pada pengarang sandiwara Yunani masa lampau, yaitu Sophocles. Tulisannya berbentuk epik tentang Henry IV dari Perancis yang dicetak tanpa nama di Geneva.

Pertengkarannya dengan salah satu anggota dari suatu keluarga Prancis yang termahsyur, ksatria Rohan membuatnya dilepaskan dari penjara, tetapi dengan syarat ia harus meninggalkan Prancis. Lalu Voltaire pun pergi ke Inggris selama dua tahun. Disana ia membuat esai-esai yang luar biasa yang berbentuk syair kepahlawanan dan sejarah perang saudara di Prancis. Untuk beberapa tahun karyanya tersebut tidak boleh diterbitkan oleh pemerintah Perancis yang otokratis, namun pemerintah akhirnya mengijinkan karyanya dipublikasikan pada tahun 1728.

Setelah ia kembali ke Perancis pada tahun 1728, selama empat tahun ia menjalani kehidupannya tidak terlepas dari kesusastraan. Di sana ia menghasilkan pekerjaanya membuat Letters Philosophiques, yang merupakan satu serangan terhadap intitusi gereja Kristen dan politis Prancis. Lalu karyanya ini membuat ia terpaksa meninggalkan Prancis untuk kedua kalinya. Ia lalu menemukan tempat untuk singgah dan berlindung, yaitu Cirey. Disana ia menjalin suatu hubungan baik dengan Madame du Chatelet yang mempengaruhi dia dalam berpikir dan menghasilkan karya. Pada tahun 1749 Madame du Chatalet meninggal dunia. Voltaire akhirnya menerima undangan dari Frederick II raja Prusia untuk menjadi penduduk Prusia.

Karakter yang berupa pertentangan dicerminkannnya dalam tulisan seperti dalam citraan-citraan yang lain. Ia nampak mampu mempertahankan sikap kritisnya. Ia menolak semua yang diserukan yang tidak dapat dimengerti dan tidak logis pada jaman itu. Dan bersikap untuk bertindak melawan terhadap ketidak toleranan, kekejaman dan takhyul. Ia berpendapat bahwa sebuah karya tulisnya adalah harus bermanfaat dan terkait dengan permasalahan hari ini.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: